Di tengah pesatnya perkembangan teknologi keuangan, Universitas Universal (UVERS) menggelar kuliah umum bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan tema “Kendali Risiko dan Kecakapan Digital: Langkah Strategis Menjadi Konsumen Cerdas dan Berdaya di Bidang Fintech”. Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami lebih dekat penggunaan layanan keuangan digital yang kini semakin akrab dalam kehidupan sehari-hari.

Kuliah umum ini berlangsung pada Selasa (04/28) di Audi Mini R502 UVERS. Diikuti oleh mahasiswa Program Studi Manajemen semester 6 (kelas Manajemen Risiko dan Lembaga Keuangan) serta mahasiswa Akuntansi semester 2 (kelas Ekonomi Makro dan Mikro). 

Muhammad Lutfi, selaku Asisten Direktur Bidang Pengawasan Perilaku PUJK, EPK, dan LMS OJK Kepulauan Riau hadir sebagai narasumber utama untuk memberikan literasi keuangan di bidang fintech. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa fintech mencakup berbagai layanan seperti mobile banking, e-wallet, pinjaman online, hingga investasi digital.

Kuliah umum ini diadakan untuk mengajak mahasiswa mengaitkan teori ekonomi yang dipelajari di kelas dengan fenomena nyata di dunia keuangan digital. Selain itu, mahasiswa juga paham mengenai peran OJK dalam mengatur dan mengawasi industri fintech, sekaligus mengedukasi agar lebih bijak dalam memilih layanan keuangan yang legal dan aman. Hal ini sejalan dengan misi OJK sendiri, yaitu memberikan Literasi Keuangan pada Masyarakat.

Dalam kuliah umum tersebut, turut hadir Dosen Fakultas Bisnis selaku penanggungjawab kegiatan, beliau turut berharap akan kedepannya lebih banyak instansi yang dapat menjadi narasumber dalam memberikan pengetahuan terkait literasi keuangan, “Saya berharap kedepannya akan selalu tetap mengundang narasumber yang masih dalam lingkup Lembaga keuangan seperti perbankan, Asuransi, bursa efek dan yang lainnya.” Ucap Pak Mochammad N. Reza selaku Dosen Fakultas Bisnis.

Melalui kegiatan ini, UVERS berharap mahasiswa semakin melek finansial dan mampu menjadi konsumen yang cerdas di era digital. Ke depannya, civitas akademika UVERS diharapkan terus berkolaborasi dengan berbagai institusi strategis guna menciptakan ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga siap menghadapi tantangan di era ekonomi digital. (DAY)

Suasana hangat dan penuh haru terasa saat para mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Universal (UVERS) hadir menyapa para lansia di Panti Jompo Rumah Indah. Senyum tulus dan percakapan sederhana menjadi jembatan kebahagiaan dalam kegiatan sosial yang digagas oleh Himpunan Mahasiswa PBM (HMPBM), membuktikan bahwa perhatian kecil dapat memberikan makna besar bagi mereka yang kerap terlupakan.

Kegiatan bertajuk Kunjungan Sosial ke Panti Jompo ini dilaksanakan pada Minggu, 26 April 2026, pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, bertempat di Panti Jompo Rumah Indah yang berlokasi di Kompleks Ruko Niaga Sukajadi. Kegiatan ini melibatkan pengurus inti serta perwakilan anggota HMPBM, di antaranya Alexandria Tandiani, Viriya Metta Aulini, Juliany Putri, Jessy, Jayson Valentino, Tifany, Crysthalynn, Enfferson, Riki, dan Tevanni Witjaya. Kehadiran mereka tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.

Dilatarbelakangi oleh kesadaran akan minimnya perhatian terhadap panti jompo dibandingkan panti asuhan, HMPBM berinisiatif untuk menghadirkan aksi nyata. Mahasiswa menyadari bahwa lansia sering kali dipandang sebagai “masa lalu” sehingga kurang mendapatkan perhatian, padahal mereka tetap membutuhkan kasih sayang dan interaksi sosial. Melalui kegiatan ini, HMPBM ingin menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menghadirkan empati, tidak hanya melalui bantuan material, tetapi juga kehadiran secara langsung.

Proses persiapan kegiatan dilakukan secara terstruktur dan matang. Dimulai dari rapat daring pada 23 Maret 2026, panitia membahas konsep kegiatan, membagi tugas antar divisi, serta menentukan bentuk bantuan yang akan diberikan. Divisi Humas melakukan survei ke beberapa panti jompo untuk memastikan lokasi yang paling membutuhkan, sementara tim perlengkapan dan bendahara melakukan pendataan kebutuhan barang beserta estimasi biayanya. Seluruh hasil tersebut kemudian dirangkum dalam proposal yang diajukan kepada pihak rektorat sebagai bentuk dukungan institusi terhadap kegiatan sosial mahasiswa.

Kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik berkat kolaborasi seluruh panitia serta arahan dari dosen pembimbing, Laoshi Yelly Christ. Melalui kunjungan sosial ini, HMPBM tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian dan kemanusiaan di kalangan mahasiswa. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi civitas akademika UVERS untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat. (Sh)

Perkembangan pesat kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini bukan lagi sekadar wacana, melainkan telah menjadi bagian nyata dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia industri dan pendidikan. Menjawab tantangan tersebut, Fakultas Komputer Universitas Universal (UVERS) menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Artificial Intelligence Industrial Implementation” yang digelar pada Selasa, 21 April 2026, bertempat di Ruang 502 UVERS pada pukul 18.30 WIB. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkaya wawasan mahasiswa terhadap penerapan teknologi AI secara nyata di dunia kerja.

Kuliah umum ini menghadirkan narasumber kompeten dari Universitas Putra Indonesia (UPI) YPTK Padang, yaitu Assoc. Prof. Dr. Musli Yanto, S.Kom., M.Kom. yang merupakan Ketua Program Studi Magister Teknologi Informasi. Turut hadir pula Assoc. Prof. Dr. Ir. Sumijan, M.Sc. selaku Ketua Program Studi Doktor. Kegiatan ini diikuti oleh total 177 peserta yang terdiri dari 168 mahasiswa dan 9 dosen dari berbagai program studi di Fakultas Komputer, antara lain Teknik Informatika (TIF), Teknologi Pangan (TPL), dan Sistem Informasi (SI).

Pelaksanaan kuliah umum ini tidak terlepas dari komitmen kerja sama antara UVERS dan UPI YPTK yang telah terjalin sejak dua tahun terakhir melalui nota kesepahaman (MoU).

Selain menjadi bagian dari implementasi kerja sama tersebut, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan insight mendalam kepada mahasiswa terkait peluang dan tantangan AI di dunia industri. Bagi mahasiswa tingkat akhir, materi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam penyusunan tugas akhir, sekaligus membuka peluang untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Sebelum kuliah umum berlangsung, rangkaian kegiatan diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) antara pihak Fakultas Komputer UVERS dan tim dari UPI YPTK pada siang hari. Diskusi ini membahas penguatan kolaborasi akademik serta peluang pengembangan program studi lanjutan.

Pada sesi kuliah umum, narasumber memaparkan berbagai contoh implementasi AI di industri, mulai dari otomasi proses bisnis hingga pengambilan keputusan berbasis data, yang disampaikan secara interaktif dan aplikatif.

Melalui kegiatan ini, UVERS tidak hanya menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk lebih adaptif dan siap menghadapi era transformasi digital. Kuliah umum ini diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk lebih memahami dan memanfaatkan teknologi AI secara bijak, inovatif, dan bertanggung jawab di masa depan. (Sh)

Perkembangan dunia bisnis saat ini selalu menarik untuk dikaji, terutama pasca hadirnya kecerdasan buatan dan teknologi pendukung lainnya yang mengakselerasi perkembangan arah bisnis. Berbicara soal teknologi, maka modalitas berbentuk data menjadi krusial untuk dibahas. Fakta tersebut mendorong Universitas Universal (UVERS) dan LeanCore Consulting memberikan seminar bertajuk “From Zero to Professional Business Analyst” kepada mahasiswa lintasangkatan Fakultas Binis UVERS.

Seminar yang dilaksanakan pada Sabtu (25/04) tersebut dibawakan oleh Assoc. Prof. Dr. Timotius Febry, S.E., S.T., M.M., M.T., CSCA., CDS selaku Chief Operating Officer LeanCore Consulting yang berbasis di Kota Surabaya. Bertempat di Auditorium Mini R.502 UVERS, Dr. Febry menguraikan bahwa pengambilan keputusan yang membawa dampak spesifik dalam bisnis membutuhkan kematangan mindset, skillset, dan toolset seorang business analyst.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan dalam pengambilan keputusan tanpa data dan analisis disebabkan oleh insting dan keberuntungan, faktanya seringkali insting maupun keberuntungan tidak berulang diraih oleh pengambil keputusan.

Meskipun data dianggap penting dalam analisis bisnis, seringkali perusahaan memiliki data melimpah tanpa memiliki insight dari data tersebut. Fakta tersebut menyadarkan perusahaan untuk memiliki kemampuan maupun sumber daya manusia yang menerjemahkan data menuju keputusan bisnis. Business analyst hadir sebagai problem solver, decision enabler, dan value creator membawa data menjadi insight yang dapat memberikan arah pada keputusan bisnis yang berdampak signifikan.

Dalam seminarnya, Dr. Febry memberikan berbagai pandangannya terhadap pentingnya kebutuhan business analyst. Pria yang juga dosen di Universitas Ciputra Surabaya tersebut mendorong mahasiswa untuk mendalami prospek karir sebagai business analyst dengan memberikan berbagai wawasan dan proses pekerjaan yang pernah ia jalani. Ia bahkan memberikan studi kasus yang pernah LeanCore Consulting tangani. Dalam studi kasus tersebut, perusahaan yang tampak sehat ternyata menyimpan konspirasi antara bagian pemasaran dan bagian produksi yang menghambat peningkatan produktivitas Perusahaan. Hal tersebut dapat dibongkar dengan proses business analyst meskipun diatur sedemikian rupa selama bertahun-tahun.

Dalam kesempatan tersebut juga dilangsungkan penandatanganan MoU dan MoA antara UVERS dan LeanCore Academy, dimana UVERS diwakili oleh Dr. Bornok Situmorang selaku Dekan Fakultas Bisnis dan Anak Agung Ayu Puty Andrina, S.M., M.M., CBOA., CPOD selaku Direktur LeanCore Consulting. Dr. Ferby juga menyerahkan beberapa buku kepada Perpustakaan UVERS dan mahasiswa sebagai literatur tambahan dalam proses belajar di bidang ilmu manajemen. (AS)

Scroll to Top