Perkembangan dunia bisnis saat ini selalu menarik untuk dikaji, terutama pasca hadirnya kecerdasan buatan dan teknologi pendukung lainnya yang mengakselerasi perkembangan arah bisnis. Berbicara soal teknologi, maka modalitas berbentuk data menjadi krusial untuk dibahas. Fakta tersebut mendorong Universitas Universal (UVERS) dan LeanCore Consulting memberikan seminar bertajuk “From Zero to Professional Business Analyst” kepada mahasiswa lintasangkatan Fakultas Binis UVERS.
Seminar yang dilaksanakan pada Sabtu (25/04) tersebut dibawakan oleh Assoc. Prof. Dr. Timotius Febry, S.E., S.T., M.M., M.T., CSCA., CDS selaku Chief Operating Officer LeanCore Consulting yang berbasis di Kota Surabaya. Bertempat di Auditorium Mini R.502 UVERS, Dr. Febry menguraikan bahwa pengambilan keputusan yang membawa dampak spesifik dalam bisnis membutuhkan kematangan mindset, skillset, dan toolset seorang business analyst.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan dalam pengambilan keputusan tanpa data dan analisis disebabkan oleh insting dan keberuntungan, faktanya seringkali insting maupun keberuntungan tidak berulang diraih oleh pengambil keputusan.
Meskipun data dianggap penting dalam analisis bisnis, seringkali perusahaan memiliki data melimpah tanpa memiliki insight dari data tersebut. Fakta tersebut menyadarkan perusahaan untuk memiliki kemampuan maupun sumber daya manusia yang menerjemahkan data menuju keputusan bisnis. Business analyst hadir sebagai problem solver, decision enabler, dan value creator membawa data menjadi insight yang dapat memberikan arah pada keputusan bisnis yang berdampak signifikan.
Dalam seminarnya, Dr. Febry memberikan berbagai pandangannya terhadap pentingnya kebutuhan business analyst. Pria yang juga dosen di Universitas Ciputra Surabaya tersebut mendorong mahasiswa untuk mendalami prospek karir sebagai business analyst dengan memberikan berbagai wawasan dan proses pekerjaan yang pernah ia jalani. Ia bahkan memberikan studi kasus yang pernah LeanCore Consulting tangani. Dalam studi kasus tersebut, perusahaan yang tampak sehat ternyata menyimpan konspirasi antara bagian pemasaran dan bagian produksi yang menghambat peningkatan produktivitas Perusahaan. Hal tersebut dapat dibongkar dengan proses business analyst meskipun diatur sedemikian rupa selama bertahun-tahun.

Dalam kesempatan tersebut juga dilangsungkan penandatanganan MoU dan MoA antara UVERS dan LeanCore Academy, dimana UVERS diwakili oleh Dr. Bornok Situmorang selaku Dekan Fakultas Bisnis dan Anak Agung Ayu Puty Andrina, S.M., M.M., CBOA., CPOD selaku Direktur LeanCore Consulting. Dr. Ferby juga menyerahkan beberapa buku kepada Perpustakaan UVERS dan mahasiswa sebagai literatur tambahan dalam proses belajar di bidang ilmu manajemen. (AS)





