Semangat kompetisi dan nuansa budaya internasional terasa kuat di Kampus Universitas Universal (UVERS) Pasir Putih pada akhir pekan, 2–3 Mei 2026. UVERS kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang bergengsi Chinese Bridge 2026 (汉语桥) tingkat Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan ini tidak hanya menjadi seleksi untuk menentukan perwakilan terbaik Kepri menuju kompetisi nasional, tetapi juga menjadi ruang aktualisasi bagi generasi muda dalam mengasah kemampuan bahasa Mandarin secara komprehensif.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Rektor UVERS Dr. techn. Aswandy, M.T., dan Kepala Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin Bapak Arifin Zain, Kepala Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin Batam Bapak Wang Ting Wen, serta Ketua Yayasan Pancaran Maitri Bapak Liyas Masri. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan kuat terhadap pengembangan pendidikan bahasa Mandarin di wilayah Kepulauan Riau, khususnya di Kota Batam.

Dalam pelaksanaannya, kompetisi Chinese Bridge 2026 menguji berbagai aspek kemampuan peserta, mulai dari pidato berbahasa Mandarin, tes tertulis, hingga pertunjukan seni budaya Tiongkok. Melalui rangkaian seleksi ini, peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan linguistik yang baik, tetapi juga pemahaman budaya serta kepercayaan diri dalam berkomunikasi di panggung kompetisi. Kehadiran dewan juri langsung dari Tiongkok turut memberikan nilai tambah, karena peserta mendapatkan penilaian yang lebih autentik terhadap aspek bahasa dan budaya yang ditampilkan.

Ketua pelaksana, Dr. Binyu Mettalina Chu, S.Pd., MTCSOL, menekankan bahwa esensi kompetisi ini tidak semata-mata pada kemenangan. “Perlombaan ini bukan hanya soal meraih juara, tetapi bagaimana peserta dapat belajar dari penampilan terbaik dan menjadikannya sebagai pengalaman berharga,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa setiap peserta memperoleh sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dalam ajang bertaraf internasional, yang menjadi nilai tambah dalam pengembangan diri mereka ke depan.

Lebih jauh, penyelenggaraan Chinese Bridge 2026 di UVERS diharapkan mampu memperluas akses masyarakat Batam dan Kepulauan Riau untuk mengenal serta berpartisipasi dalam kegiatan bertaraf internasional. Kompetisi ini menjadi wadah strategis dalam menumbuhkan minat dan bakat bahasa Mandarin, sekaligus mempererat hubungan antar lembaga pendidikan. (DAY)

Berikut daftar nama pemenang Chinese Bridge 2026 se-Kepri dari berbagai Tingkat yang ada pada kompetisi.

Pemenang Tingkat SD :

  • Juara 1 : Bryan Xie 谢建志 (SDS Maitreyawira)
  • Juara 2 : Richard Tan 陈明顺 (SD Yos Sudarso)
  • Juara 3 : Janelle Jodes Ong 王乐涵 (Sekolah Yehonala)
  • Juara 3 : Maria Kirana Benedikta (SD Sinar Timur)
  • Juara Harapan最佳优秀奖 : Yohana Eloise Sambolang 耶汉娜 (SDS Maitreyawira)
  • Penampilan Terbaik 最佳才艺奖: Jassine Tan 陈婧雯 (Sekolah Yehonala)
  • Pidato Terbaik 最佳演讲奖 : Jannice Victorie Lim 林瑞欣 (SD Yos Sudarso)

Pemenang Tingkat Menengah :

  • Juara 1 : Vannes Wu 吴星尊 (SMA Maitreyawira Batam)
  • Juara 2 : Queenie Felicia 洪凯欣 (Sekolah Pelita Utama)
  • Juara 3: Clara Jefioni 邱可雅 (Sekolah Maitreyawira Batam)
  • Juara Harapan 最佳优秀奖 : Agata Rasilfa C.B (SMP Sinar Timur)
  • Juara Peserta SMP Terbaik 最佳初中奖 : Velynn Huang 黃玄敏 (Neo Global School)
  • Penampilan Terbaik 最佳才艺奖 : Joanne 李樂仙 (SMA Maitreyawira Batam)
  • Pidato Terbaik 最佳演讲奖 : Frances Lu 卢湘萍 (Sekolah Mondial Batam)

Pemenang Tingkat Pendidikan Tinggi

  • Juara 1 : Raul Khonen 许加乐 (Universitas Universal)
  • Juara 2 : Haris Sherly 蓝怡洁 (Universitas Universal)
  • Juara Harapan 最佳优秀奖 : Defriyanda Pratama 德凯 (Universitas Universal)
  • Penampilan Terbaik 最佳才艺奖 : Jeny Wulansari吴静涵 (Universitas Universal)

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi keuangan, Universitas Universal (UVERS) menggelar kuliah umum bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan tema “Kendali Risiko dan Kecakapan Digital: Langkah Strategis Menjadi Konsumen Cerdas dan Berdaya di Bidang Fintech”. Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami lebih dekat penggunaan layanan keuangan digital yang kini semakin akrab dalam kehidupan sehari-hari.

Kuliah umum ini berlangsung pada Selasa (04/28) di Audi Mini R502 UVERS. Diikuti oleh mahasiswa Program Studi Manajemen semester 6 (kelas Manajemen Risiko dan Lembaga Keuangan) serta mahasiswa Akuntansi semester 2 (kelas Ekonomi Makro dan Mikro). 

Muhammad Lutfi, selaku Asisten Direktur Bidang Pengawasan Perilaku PUJK, EPK, dan LMS OJK Kepulauan Riau hadir sebagai narasumber utama untuk memberikan literasi keuangan di bidang fintech. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa fintech mencakup berbagai layanan seperti mobile banking, e-wallet, pinjaman online, hingga investasi digital.

Kuliah umum ini diadakan untuk mengajak mahasiswa mengaitkan teori ekonomi yang dipelajari di kelas dengan fenomena nyata di dunia keuangan digital. Selain itu, mahasiswa juga paham mengenai peran OJK dalam mengatur dan mengawasi industri fintech, sekaligus mengedukasi agar lebih bijak dalam memilih layanan keuangan yang legal dan aman. Hal ini sejalan dengan misi OJK sendiri, yaitu memberikan Literasi Keuangan pada Masyarakat.

Dalam kuliah umum tersebut, turut hadir Dosen Fakultas Bisnis selaku penanggungjawab kegiatan, beliau turut berharap akan kedepannya lebih banyak instansi yang dapat menjadi narasumber dalam memberikan pengetahuan terkait literasi keuangan, “Saya berharap kedepannya akan selalu tetap mengundang narasumber yang masih dalam lingkup Lembaga keuangan seperti perbankan, Asuransi, bursa efek dan yang lainnya.” Ucap Pak Mochammad N. Reza selaku Dosen Fakultas Bisnis.

Melalui kegiatan ini, UVERS berharap mahasiswa semakin melek finansial dan mampu menjadi konsumen yang cerdas di era digital. Ke depannya, civitas akademika UVERS diharapkan terus berkolaborasi dengan berbagai institusi strategis guna menciptakan ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga siap menghadapi tantangan di era ekonomi digital. (DAY)

Suasana hangat dan penuh haru terasa saat para mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Universal (UVERS) hadir menyapa para lansia di Panti Jompo Rumah Indah. Senyum tulus dan percakapan sederhana menjadi jembatan kebahagiaan dalam kegiatan sosial yang digagas oleh Himpunan Mahasiswa PBM (HMPBM), membuktikan bahwa perhatian kecil dapat memberikan makna besar bagi mereka yang kerap terlupakan.

Kegiatan bertajuk Kunjungan Sosial ke Panti Jompo ini dilaksanakan pada Minggu, 26 April 2026, pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, bertempat di Panti Jompo Rumah Indah yang berlokasi di Kompleks Ruko Niaga Sukajadi. Kegiatan ini melibatkan pengurus inti serta perwakilan anggota HMPBM, di antaranya Alexandria Tandiani, Viriya Metta Aulini, Juliany Putri, Jessy, Jayson Valentino, Tifany, Crysthalynn, Enfferson, Riki, dan Tevanni Witjaya. Kehadiran mereka tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.

Dilatarbelakangi oleh kesadaran akan minimnya perhatian terhadap panti jompo dibandingkan panti asuhan, HMPBM berinisiatif untuk menghadirkan aksi nyata. Mahasiswa menyadari bahwa lansia sering kali dipandang sebagai “masa lalu” sehingga kurang mendapatkan perhatian, padahal mereka tetap membutuhkan kasih sayang dan interaksi sosial. Melalui kegiatan ini, HMPBM ingin menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menghadirkan empati, tidak hanya melalui bantuan material, tetapi juga kehadiran secara langsung.

Proses persiapan kegiatan dilakukan secara terstruktur dan matang. Dimulai dari rapat daring pada 23 Maret 2026, panitia membahas konsep kegiatan, membagi tugas antar divisi, serta menentukan bentuk bantuan yang akan diberikan. Divisi Humas melakukan survei ke beberapa panti jompo untuk memastikan lokasi yang paling membutuhkan, sementara tim perlengkapan dan bendahara melakukan pendataan kebutuhan barang beserta estimasi biayanya. Seluruh hasil tersebut kemudian dirangkum dalam proposal yang diajukan kepada pihak rektorat sebagai bentuk dukungan institusi terhadap kegiatan sosial mahasiswa.

Kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik berkat kolaborasi seluruh panitia serta arahan dari dosen pembimbing, Laoshi Yelly Christ. Melalui kunjungan sosial ini, HMPBM tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian dan kemanusiaan di kalangan mahasiswa. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi civitas akademika UVERS untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat. (Sh)

Scroll to Top