Mahasiswa Universitas Universal (UVERS) berhasil menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Lewat film pendek berjudul “Psikopat Uang”, tim mahasiswa UVERS meraih Juara 1 dalam kompetisi film pendek bertema “Cinta, Bangga, Paham Rupiah” yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Kepri bekerja sama dengan Infinite Learning. Film berdurasi 10 menit ini menyampaikan pesan kuat tentang bahaya pinjaman online ilegal yang banyak menjerat generasi muda.
Disutradarai oleh Canniago Verrian, Mahasiswa Prodi Teknik Informatika 2023, Psikopat Uang hadir dengan pendekatan genre thriller psikologis. Film ini menggambarkan bagaimana uang bisa “mengendalikan” seseorang ketika tidak dipahami dengan baik. Dengan alur cerita yang menegangkan dan visual yang sinematik, karya ini berhasil menarik perhatian juri dan dinilai unggul secara ide, eksekusi, serta kekuatan pesan moral.
Proses produksi film dilakukan secara intensif selama satu bulan penuh, dari 9 Mei hingga 9 Juni 2025. Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, tim yang beranggotakan Canniago Verrian, Sanni Oktavia, Andrew Xu, Augustian Gautama, dan Fernando ini tetap solid menyelesaikan semua tahapan produksi dari penulisan naskah, syuting, hingga editing. Lokasi pengambilan gambar tersebar di beberapa tempat, seperti Kampus UVERS, kawasan Nagoya Citywalk, hingga kos-kosan mahasiswa.
Pengumuman pemenang dilakukan pada acara puncak yang digelar di Harbour Bay Batam, di depan area Hotel Marriott (27/07). Tim Mahasiswa UVERS dinobatkan sebagai juara utama, mengungguli peserta lain dari berbagai perguruan tinggi. “Kami sangat senang dan bangga. Ini bukan hanya kemenangan tim, tapi juga untuk kampus dan semua dosen yang selalu mendukung,” ujar Canniago Verrian. Mereka juga sempat mengikuti workshop di Infinite Learning Nongsa pada 26 Mei 2025, yang turut memperkaya perspektif dan kualitas karya.
Untuk kedepannya, tim ini berharap untuk bisa lanjut berkarya di bidang film pendek, selain itu juga dapat mengikuti kompetisi lainnya, bahkan berharap bisa membuat versi yang lebih serius dan panjang dari film pendek ini. “Kami juga berharap karya ini bisa ditonton lebih luas untuk edukasi literasi keuangan digital. Dan untuk teman-teman mahasiswa lainnya, jangan takut mencoba. Keterbatasan bukan halangan selama ada semangat, kerja sama, dan niat yang jelas” pesan mereka untuk mahasiswa UVERS lainnya. (DAY)
Batam, 5 Agustus 2025 – Suasana penuh semangat memenuhi Ruang Auditorium Universitas Universal (UVERS) pada Senin (04/08) saat Rektor UVERS Dr. techn. Aswandy, M.T., secara resmi membuka kegiatan Orientasi dan Matrikulasi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2025/2026. Acara yang dihadiri oleh Rektorat, Dosen, Tenaga Kependidikan, Panitia serta mahasiswa baru ini menandai dimulainya perjalanan akademik bagi 473 mahasiswa baru dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk satu mahasiswa internasional asal Malaysia.
Dalam sambutannya, Rektor UVERS menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya pembukaan kegiatan ini dan menekankan pentingnya memanfaatkan masa orientasi sebagai langkah awal membentuk karakter, pola pikir, dan tanggung jawab sebagai calon sarjana. “Sarjana bukan sekadar gelar, tetapi mencerminkan perilaku, pola pikir, dan tanggung jawab Anda,” ujar Rektor di hadapan seluruh hadirin.
Orientasi mahasiswa baru ini juga menjadi momen penting untuk memperkenalkan nilai-nilai dasar UVERS, yaitu peradaban “Dunia Satu Keluarga” yang akan terus mendampingi mahasiswa hingga mereka lulus. UVERS yang kini memasuki dekade keduanya, juga menyoroti pentingnya penguasaan soft skill dan bahasa asing, khususnya bahasa Mandarin dan Inggris, sebagai bekal menghadapi tantangan global. “Gunakan kesempatan ini untuk meningkatkan kemampuan bahasa dan soft skill Anda, karena itu adalah kunci sukses masa depan,” ujar Rektor mengingatkan.
Lebih lanjut, UVERS mendorong mahasiswa untuk aktif terlibat dalam program “Kampus Berdampak”, sebuah inisiatif yang mengintegrasikan mahasiswa dengan dunia usaha dan masyarakat. Program ini bertujuan membangun kompetensi sekaligus karakter yang berkontribusi nyata bagi masyarakat luas.
Mahasiswa Baru dilantik dengan proses penyematan almamater yang diwakili oleh 2 orang mahasiswa baru diatas panggung. Diiikuti oleh seluruh mahasiswa baru dengan memakai almamaternya masing-masing. Kemudian mereka secara Bersama-sama membaca janji mahasiswa didepan seluruh hadirin. (Sh)
Batam, 30 Juli 2025 – Dalam semangat membangun jejaring pendidikan global yang berkelanjutan, Universitas Universal (UVERS) menyambut kunjungan edukatif dari Temasek Polytechnic, Singapura, dalam rangkaian program Global Studies – Overseas Study Trip pada Rabu (07/23). Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif internasional yang bertujuan memperluas wawasan dan pemahaman lintas budaya para mahasiswa, sekaligus membuka ruang kolaborasi akademik antar institusi.
Sebanyak 17 peserta yang merupakan mahasiswa dan staf dari Temasek Polytechnic dan mahasiswa UVERS turut serta dalam program yang dilaksanakan di Gedung kampus UVERS. Dalam kunjungan tersebut, para peserta mengikuti berbagai aktivitas seperti sesi perkenalan institusi, ice breaking, campus tour, pertukaran budaya Batam dan Singapura, diskusi isu terkini, hingga tantangan kreatif seperti TikTok Challenge dan kuis trivia.
“Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengalami langsung dinamika sosial dan budaya lintas negara, sekaligus memperkuat soft skills seperti komunikasi antarbudaya dan kerja sama tim,” ujar R. Widya Henisaputri, S.Kom., M.Psi., Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Universal, yang juga menjadi ketua pelaksana pada kegiatan ini.
Tak hanya mempererat interaksi antar mahasiswa, kunjungan ini juga menjadi fondasi untuk membangun kerja sama akademik lebih luas ke depannya. Baik UVERS maupun Temasek Polytechnic membuka peluang pertukaran pelajar, kolaborasi riset, serta pengembangan kurikulum bersama yang relevan dengan tantangan global saat ini.
Melalui kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh semangat ini, kedua institusi menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi. Harapannya, inisiatif seperti ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia lintas negara. (Sh)
Batam, 29 Juli 2025 – Sebagai bagian dari upaya internasionalisasi dan pengenalan nilai-nilai keberlanjutan, Universitas Universal (UVERS) menerima kunjungan dari rombongan pelajar Sekolah Bold Korea Selatan pada Kamis (10/07). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Bina Teladan Mandiri, Sekolah Elsadai dan UVERS, sebagai bagian dari misi yayasan untuk memberikan exposure internasional kepada pelajar melalui kunjungan edukatif keberbagai universitas di kawasan Asia Tenggara.
Sekolah Bold Korea Selatan yang difasilitasi oleh PT Bina Teladan Mandiri tertarik mengunjungi UVERS karena pendekatan unik kampus terhadap isu lingkungan dan budaya lokal. Dalam kunjungan tersebut, para siswa diajak untuk terlibat langsung dalam praktik pembuatan Eco Enzyme, melihat sistem pengelolaan sampah mandiri, serta menyaksikan pertunjukan budaya kampus seperti tarian INLA. “Kita mungkin tidak punya teknologi tinggi, tapi kita punya nilai yang kuat dalam keberlanjutan dan budaya,” ujar Yodi, S.Kom., M.S.I. selaku ketua pelaksana.
Kegiatan ini turut melibatkan siswa dari SMA Maitreyawira Batam sebagai bagian dari kolaborasi dalam mendukung sesi praktik pembuatan Eco Enzyme. Sinergi antarpelajar ini mencerminkan semangat UVERS dalam mendorong keterlibatan lintas jenjang pendidikan dalam aktivitas berorientasi lingkungan. “Kunjungan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum pembelajaran lintas budaya dan lintas institusi,” ungkap Yodi.
Ke depan, UVERS berharap dapat terus menjadi tuan rumah bagi program kunjungan internasional tidak hanya untuk pelajar SMA, tetapi juga mahasiswa. Dengan membuka ruang diskusi akademik dan pertukaran pemikiran, UVERS berkomitmen menjadi kampus yang terbuka, inklusif, dan berdampak secara global. (Sh)
Sobat UVERS pasti nggak asing lagi dong sama istilah “aura farming” yang lagi rame banget di timeline? Beberapa waktu lalu, warganet digegerkan dengan video Pacu Jalur yang menampilkan tarian anak kecil di ujung perahu sambil tenang dan penuh percaya diri. Penampilannya itu kemudian di-tag sebagai tren viral melalui istilah “Aura Farming”, dan semuanya langsung ramai di sosial media. Mulai dari TikTok, Instagram, hingga akun resmi klub besar dunia.
Apa Itu Aura Farming?
“Aura Farming” adalah istilah Gen Z untuk gaya tampil penuh karisma, tapi terkesan effortless. Istilah ini mulai ramai tahun 2024, namun meledak setelah muncul video anak berusia 11 tahun bernama Rayyan Arkan Dikha menari di atas perahu Pacu Jalur yang viral secara global. Gayanya yang tenang, bold, tapi tetap natural, lalu pakai baju hitam dan kacamata membuat banyak orang langsung terpikat. Hal ini pun diangkat di beberapa media internasional seperti New York Post dan India Times.
Pacu Jalur & Aura Farming: “Tradisi Jadi Spotlight”
Pacu Jalur adalah lomba perahu panjang khas Kuantan Singingi, Riau, yang sudah ada sejak abad ke‑17. Dalam festival ini, biasanya ada seorang penari di haluan perahu (disebut Togak Luan atau Anak Coki) yang memberi semangat pendayung dengan goyangan khas. Aksi inilah yang viral di media sosial secara global setelah Rayyan tampil sebagai pusat perhatian.
Siapa Saja yang Ikutan Tren Aura Farming?
Yang bikin tren ini makin global? Banyak publik figur dan institusi besar yang ikutan Aura Farming, seperti:
- BTS (Jungkook & V) yang menari dalam Instagram Live mereka; video ini bahkan dibagikan oleh Kementerian Pariwisata Indonesia sebagai tanda apresiasi kepada mereka sebagai “aura legends”
- Neymar, bintang sepak bola dunia, tampil bersama Barcola dalam video tersebut.
- Travis Kelce, pemain NFL dan pacar Taylor Swift, bikin TikTok editan gerakannya gaya Aura Farming dengan tagar #Indonesia #AuraFarming
- Klub sepakbola besar seperti PSG dan AC Milan ikut merekam video dengan caption lucu ala Aura Farming; PSG bilang, “His aura made it all the way to Paris.”
- Steve Aoki, DJ internasional, juga joget di panggung dengan gaya latihan aura farming dan tag caption viral
- Bahkan institusi besar seperti CRPF India dan Angkatan Laut Singapura juga mencoba gaya ini dan viral di akun resmi mereka (sumber : mediatimes)
Mengapa Ini Jadi Peluang Besar untuk Budaya Lokal?
- Autentis & Visual Kuat
Video Pacu Jalur menampilkan warna, energi, semangat dalam gerak, bikin orang terpikat secara visual dan emosional. - Relatable & Dikemas Kekinian
Aura farming itu aktus dengan gaya santai tapi karismatik—pas banget dengan selera Gen Z dan platform sosial. - Dukung Promosi Budaya Lokal
Mulai dari Rayyan yang jadi Duta Pariwisata Riau, hingga momentum emas untuk potensi peningkatan wisata Riau, khususnya Kuansing.
Fenomena Pacu Jalur dan Aura Farming membuktikan bahwa tradisi bisa viral jika diceritakan dengan cara yang fresh. Generasi Gen Z punya akses, gaya, dan kreativitas untuk membawa budaya lokal ke panggung global. So, yuk jadi bagian dari cerita budaya yang mendunia, khususnya budaya lokal Indonesia.
Sumber
- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Strategi Pelestarian Budaya Nasional. Jakarta: Direktorat Kebudayaan.
- Suryani, D. (2020). Inovasi Digital dalam Pelestarian Budaya Lokal. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Budaya, 8(1), 55–63.
- UNESCO. (2023). Intangible Cultural Heritage Lists. Retrieved from https://ich.unesco.org
- “What is Aura Farming? Viral Indonesian boat kid trend has everyone hooked…” Indiatimes. Beautynesia+9CNA.id: Berita Indonesia, Asia dan Dunia+9Indiatimes+9
- “BTS V and Jungkook ‘aura legends’?…” Indiatimes. The Times of India+3CNA.id: Berita Indonesia, Asia dan Dunia+3Indiatimes+3
- Pemberitaan dari Kompas, Detik, Media Indonesia, InfoPublik terkait tren Aura Farming & tokoh pendukungnya Riaurealita+9Media Indonesia+9Infopublik+9
Baca Juga : Kecanduan Scroll? Kenalan Sama Brain Rot & Cara Ngatasinnya