Mahasiswa Prodi Seni Tari Universitas Universal berhasil menyelenggarakan Pagelaran Tari bertajuk “Antaratma” yang memukau. Acara ini merupakan bagian dari tugas akhir mereka, di mana mereka berhasil menggabungkan kreativitas, keahlian tari, dan kerja keras dalam sebuah pertunjukan yang memikat para penonton. Pada Minggu, 09 Juli 2023, Auditorium Harmoni Universitas Universal dipenuhi dengan semangat dan kegembiraan ketika para mahasiswa berhasil memamerkan Masterpiece buah dari segala keringat mereka selama 4 Tahun menempuh perkuliahan. Pagelaran seni tari ini tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan keterampilan tari, tetapi juga sebagai wujud ekspresi seni yang mendalam. Pagelaran yang merupakan hasil karya Tugas Akhir mahasiswa ini menyajikan 5 karya sebagai hasil dari proses pembelajaran kesarjanaan di UVERS. Berbagai genre tari ditampilkan dalam pagelaran ini, menggambarkan keberagaman budaya dan kreativitas mahasiswa. Setiap gerakan tari dilakukan dengan penuh semangat dan keterampilan teknis, menciptakan sebuah pengalaman visual dan emosional yang tak terlupakan bagi para penonton. 

Karya pertama adalah Breathing space, karya tari yang terinspirasi dari pengalaman empiris penata tari sebagai penyintas penyakit paru-paru yang berdampak terhadap kondisi fisik dan psikis, yaitu tuberkulosis. Karya tari ini juga menggunakan motion graphic sebagai pendukung ruang imajinasi penata tari. Witri Febri Yani adalah Koreografer dibalik karya ini dengan Mega Lestari Silalahi, S. Sn., M. Sn. dan Doni Febri Hendra, S. Sn., M. Sn. sebagai Dosen Pembimbingnya. 

Karya kedua bertajuk Ngombak, karya tari ini bersumber dari rasa ketertarikan terhadap keseimbangan tubuh yang memberikan efek gerak ‘meliuk’ yang dihasilkan dari gelombang air laut ketika berada di atas kapal robin. Pergerakan tersebut mengingatkan akan pengalaman hidup di laut dari masa kecil hingga beranjak remaja. Koreografer Rohil Adidtya ingin menyampaikan tentang ‘Keseimbangan’ yang terbagi menjadi dua hal yaitu fisikal dan batin, selain itu karya tari ini menyampaikan tentang kedekatan, kenangan dan saksi hidup di laut. Karya tari Ngombak ini tercipta dibawah bimbingan dosen Nur Sekreningsih Marsan, S. Sn., M. Sn. dan Denny Eko Wibowo, S. Sn., M. A.

Puan Betuah menjadi karya tari selanjutnya, Puan Betuah diartikan dengan perempuan yang mempunyai kekuatan dan keahlian atau perempuan sakti. Melalui karya ini, koreografer Poladarti membicarakan karakter anggun dan tangguh yang diambil dari sosok Tun Fatimah. Terdapat 3 babak penyajian yang pertama keanggunan yang menggambarkan ketenangan, kecantikan dan kelembutan. Kedua menggambarkan ketangguhan dan kecerdasan dalam mempersiapkan peperangan. Ketiga ketangguhan di Medan perang. Widyanarto, S. Sn., M. Sn. Denny Eko Wibowo, S. Sn., M. A adalah dosen pembimbing di balik karya tari ini.

Karya keempat adalah Tehillah, Karya tari ini merupakan karya yang terinspirasi dari Tamborin. Karya ini merupakan representasi dari penata tari pada objek Tamborin dan berangkat dari empirik penata tari sendiri.  Dalam bahasa Ibrani Tehillah yang berarti sukacita, pujian dan penyanjungan kepada Tuhan. Karya tari Tehillah diciptakan Koreografer Dameria Panjaitan sebagai bentuk rasa syukur dan sukacita kepada Tuhan dan berharap lewat tubuh dan gerak yang dihadirkan penari mampu memberi visual sukacita kepada Tuhan. Karya tari ini berhasil tercipta dibawah bimbingan Mega Lestari Silalahi, S. Sn., M. Sn. dan Denny Eko Wibowo, S. Sn., M. A.

Karya tari yang terakhir adalah Nyongsong. Dalam karya ini, Koreografer Febrianti ingin menceritakan bagaimana proses memanen cengkeh yang dilakukan masyarakat Anambas. Masyarakat Anambas menyebut kata Nyongsong untuk mereka yang sedang berkebun di ladang perkebunan. Proses yang dilakukan dimulai dari memanjat, memetik, merepih hingga menjemur. Karya tari ini diampu oleh  Widyanarto, S. Sn., M. Sn. dan Mega Lestari Silalahi, S. Sn., M. Sn.

Tidak hanya penampilan tari yang menarik perhatian, tetapi juga kostum, musik, dan pencahayaan yang dipilih dengan cermat untuk menghadirkan atmosfer yang sesuai dengan setiap koreografi. Para penonton terpesona oleh sinergi antara elemen-elemen ini, menciptakan pengalaman yang menggugah seluruh indera. Pagelaran seni tari ini menjadi bukti nyata bahwa seni memiliki kekuatan untuk menyatukan, menginspirasi, dan mengungkapkan berbagai perasaan dan makna. Melalui persembahan mereka yang luar biasa, kegiatan ini dihadiri oleh dosen penguji, dosen penguji ahli dari Bali yakni Dr. Anak Agung Gede Agung Rahma Putra, S.Sn.,M.Sn., Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam dan Mayarakat umum. Sebagai penutup, Kaprodi  Seni Tari UVERS Widyanarto, S.Sn., M.Sn berharap ketika mahasiswa sudah lulus dan terjun ke masyarakat, segala bidang ilmu yang didapat ketika kuliah di UVERS dapat diaplikasikan ke masyarakat dan tentunya menjunjung tinggi nama baik almamater. (NAP)

Semangat kewirausahaan dan minat untuk mengembangkan bisnis di kalangan generasi muda semakin berkembang,  Hal ini dibuktikan oleh antusiasme yang luar biasa dalam acara Kuliah Umum “Mental Entrepreneur untuk Pengusaha Muda” yang diselenggarakan oleh Universitas Universal (UVERS) pada Jumat (04/08). Kegiatan ini bertujuan untuk menjadi wadah sharing knowledge dari praktisi bisnis mengenai DUDI (Dunia usaha Dunia industri) kepada mahasiswa.

Kuliah umum yang dilaksanakan di ruangan B101 gedung B UVERS ini dihadiri oleh mahasiswa tingkat akhir yang akan lulus pada tahun ini. Kegiatan ini menghadirkan seorang profesional praktisi bisnis, yaitu Karim Taslim (Founder & CEO Klinis). Beliau adalah seorang yang memiliki pengalaman luas dalam membangun bisnis dari awal dan telah berhasil menginspirasi banyak individu untuk meraih kesuksesan dalam dunia kewirausahaan.

Dalam kuliah umum yang interaktif dan inspiratif, Karim Taslim berbicara mulai dari pentingnya memiliki mental yang kuat dan tangguh dalam menghadapi tantangan yang ada dalam dunia bisnis hingga membahas tentang konsep bisnis berkelanjutan dan tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility). Hardi Bahar S.E., M. Si. selaku ketua pelaksana yang juga merupakan dosen Program Studi Akuntansi UVERS berharap, dengan adanya kuliah umum ini mahasiswa tidak hanya terfokus pada materi/teori saat kuliah namun juga dapat merasakan pengalaman langsung dari narasumber tentang pengalamannya pada DUDI (Dunia usaha Dunia industri). (NAP)

Batam, 28 Juli 2023 – Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk melihat keefektifan sebuah jasa atau produk adalah dengan melakukan survey bagi para pemangku kepentingan. Hal ini juga dilakukan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam “Survey Publikasi Pencatatan Perdana Saham Listee”. Survey ini disebarkan kepada seluruh masyarakat Indonesia sebagai responden yang diantaranya terdiri dari investor, pengurus galeri investasi, pengurus KSPM dan lainnya. Galeri Investasi UVERS menjadi salah satu responden yang komentarnya terpilih untuk ditelaah lebih jauh dalam depth interview.

Elsye Vanomy, S.E., M.M. selaku Kepala Galeri Investasi UVERS yang komentarnya terpilih menjelaskan tentang fokus beliau dalam memberikan saran terhadap saham IPO yang saat ini sering duganakan untuk ajang “gorengan”. Dalam komentar yang diberikan, Elsye menjelaskan bahwa alangkah baiknya sebelum dibuka ke publik, saham diawasi terlebih dahulu selama beberapa bulan atau mungkin per-fiscal year oleh BEI. Lalu jika memungkinkan dari BEI bisa memberikan batas atas harga saham IPO yang diperjual-belikan dalam beberapa kali laporan keuangan. Kembali Elsye menjelaskan temuan lapangan bahwa sering kali saham IPO yang diperjual belikan dalam beberapa hari naik harga sahamnya dengan signifikan, padahal emiten tersebut naiknya karena dijadikan ajang gorengan, bukan karena kinerjanya. Jadi masyarakat awam akan terjebak karena kurangnya pengetahuan dari masyarakat, sehingga kepercayaan masyarakat untuk investasi di saham akan berkurang atau malah tidak ada. Karena beberapa emiten justru malah delisting karena tidak memberikan laporan keuangan dan lainnya.

Atas komentar dan saran tersebut, beliau kemudian dihubungi oleh pihak Bursa Efek Indonesia Jakarta untuk diundang pada kegiatan depth interview. Karena saran yang diberikan menarik perhatian untuk ditinjau lebih jauh oleh Bursa Efek Indonesia Pusat. Kegiatan Depth Interview yang dilaksanakan seacara online melalui media teams pada Selasa (13/06) memiliki agenda yaitu, diskusi lebih lanjut tentang saran yang diberikan bersama 10 responden terpilih lainnya dari seluruh Indonesia. (Sh)

Kurikulum MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) merupakan salah satu inovasi dalam sistem pendidikan tinggi di Indonesia. Konsep ini bertujuan untuk memberikan kebebasan belajar yang lebih luas bagi mahasiswa, sehingga mereka dapat mengembangkan potensi dan minat mereka secara optimal. UVERS sebagai perguruan tinggi yang juga menyelenggarakan program MBKM tentu perlu mengikuti atau merevitalisasi kurikulumnya agar tetap sesuai dengan kebutuhan saat ini. Dr. Didi Sundiman, S.T., M.M. selaku ketua pelaksana menjelaskan “Kurikulum seperti menu atau sajian utama yang kita bisa tawarkan ke mahasiswa, kurikulum tentu harus disesuaikan dengan kebutuhan pasar sekarang, kurikulum harus bisa menjawab tantangan, kampus harus bisa meluluskan alumni-alumni yang kompeten ke pasar. Tujuan dilaksanakannya kegiatan lokakarya ini adalah untuk meng-update kurikulum UVERS agar bisa menjawab kebutuhan yang ada”. 

Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari yaitu Kamis (27/07) dan Jumat (28/07) di Auditorium Harmonis UVERS. Lokakarya Kurikulum MBKM tidak hanya dihadiri oleh para dosen, namun juga perwakilan dari perguruan tinggi lain seperti Universitas Putera Batam, ITEBA, ITB Indobaru Nasional dan STIE Bentara Persada. Adapun  narasumber dalam kegiatan ini adalah Ir. Endrotomo, MT, Ars (Tim Education Specialist TLC Universitas Ciputra Surabaya).

Kurikulum MBKM menawarkan pendekatan inovatif dan fleksibel dalam pendidikan tinggi di Indonesia. Keunggulannya yang mencakup fleksibilitas belajar, peningkatan keterampilan, inovasi, kreativitas, dan koneksi, menjadikan sistem ini sebagai langkah maju dalam menghasilkan lulusan yang berdaya saing dan mampu menghadapi perubahan di era global yang dinamis. Dengan terus mengembangkan dan mengimplementasikan Kurikulum MBKM, Indonesia dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, siap berkontribusi pada kemajuan bangsa dan masyarakat internasional. “Secara umum program MBKM luar biasa, sejak diluncurkan tahun 2020 lalu sudah banyak mahasiswa yang mendapatkan pengalaman di luar kampus, bahkan beberapa mengikuti program utama yang di launching kementerian yaitu program Bangkit.” jelas Dr. Didi Sundiman, S.T., M.M. (NAP)

Perkembangan zaman yang semakin cepat dan dinamis saat ini relatif tidak dapat diprediksi. Perkembangan tersebut turut memperbesar tantangan bagi manusia, tidak hanya dihadapkan dengan persaingan sumber daya manusia yang semakin ketat, kecanggihan kecerdasan buatan juga menjadi tantangan serius. Hal tersebut mendorong manusia untuk selalu mengupayakan peningkatan kualitas sumber daya manusia, salah satu metode yang dapat dilakukan ialah melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Universitas Universal (UVERS) sebagai sebuah perguruan tinggi turut berperan sebagai produsen sumber daya manusia yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan zaman, tentunya diimbangi dengan karakter luhur yang menjadi ciri khas mahasiswa UVERS. Pada tahun akademik 2023/2024 ini, UVERS kembali menerima ratusan mahasiswa baru yang siap untuk dibentuk menjadi profesional berkarakter luhur. Antusiasme para mahasiswa baru tersebut dapat dirasakan pada Seremoni Penerimaan Mahasiswa Baru dan Pembukaan Tahun Akademik yang dilaksanakan pada Senin (07/08) malam di Hall Gedung Pendidikan C UVERS.

Dipandu oleh para student guide atau SG, para mahasiswa baru dengan tertib mengikuti satu demi satu susunan acara. Acara dimulai dengan pembacaan Laporan Penerimaan Mahasiswa Baru oleh Fica Lestary, S.M. selaku Kepala Bagian Admisi UVERS. Dalam laporannya, Fica menjelaskan bahwa UVERS telah melaksanakan kegiatan promosi selama satu tahun dan menjadikan program studi Pendidikan Bahasa Mandarin, Manajemen, dan Akuntansi sebagai tiga program studi yang paling diminati. Para mahasiswa baru juga berasal dari berbagai daerah di Indonesia untuk menuntut ilmu sambil menimba pengalaman di dunia kerja di Batam.

“Proses pendidikan di UVERS berjalan sesuai visi dan misi UVERS yaitu membekali pengatahuan dan membangkitkan keterampilan, serta karakter luhur yang menjadi penciri sarjana lulusan UVERS” ujar Dr. techn. Aswandy, M.T. selaku Rektor UVERS. Dalam sambutannya Dr. techn. Aswandy, M.T. memahami kondisi sebagaian mahasiswa yang harus berpisah dengan keluarga oleh sebab kebutuhan menuntut ilmu bahkan belajar untuk membiayai kebutuhan hidup masing-masing. Ia berpesan ini dapat menjadi momentum bagi para mahasiswa untuk belajar menjadi pribadi mandiri yang mampu bertanggung jawab kepada diri sendiri dan orangtua. Tidak lupa pula Dr. techn. Aswandy, M.T. berpesan untuk senantiasa mengingat nilai antusias, ramah, dan kasih dalam setiap momen sebagai mahasiswa.

Dcs. Liyas Masri selaku Ketua Umum Yayasan Pancaran Maitri yang menaungi UVERS juga turut memberikan sambutan kepada para mahasiswa baru. Ia menegaskan bahwa UVERS selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi para mahasiswa. Salah satu program yang segera terealisasi adalah diresmikannya gedung kampus baru UVERS pada pertengahan tahun 2024 mendatang. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan semangat dan motivasi semua pihak yang terlibat di UVERS, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa. (AS)

Batam, 8 Agustus 2023 – Program Studi Seni Tari Universitas Universal (UVERS) berhasil membawa dan memperkenalkan budaya Bali ke Kota Batam melalui kegiatan workshop tari yang dikenal dengan nama “Bengkel Tari.” Mengusung tema “Teknik Dasar Tari Bali dan Pengembangannya”, kegiatan workshop tari tersebut mengajak masyarakat Kota Batam dari kalangan siswa dan mahasiswa untuk ikut serta dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (11/07) bertempat di Hall Gedung C UVERS. Mendatangkan maestro tari langsung dari Bali yaitu Dr. Anak Agung Gede Agung Rahma Putra, S.Sn, M. Sn., menjadikan kegiatan bengkel tari mendapatkan feedback yang sangat baik dari para peserta. “Saya sangat happy luar biasa, karena baru disinilah ada workshop-workshop bali seperti ini. Kita diajarkan pakem-pakem bali dan tentang tarian Bali.” Ujar Dori sebagai salah satu peserta.

Selain itu feedback baik juga dirasakan oleh narasumber workshop tari Dr. Anak Agung Gede Agung Rahma Putra, S.Sn, M. Sn. Beliau berkata bahwa “Ini semua diluar ekspektasi saya. Saya kagum sekali dengan para peserta, mereka sangat semangat, jadi dalam waktu yang singkat ini dalam waktu 2 jam ini mereka bisa menampilkan materi dengan baik. Jadi apa yang saya berikan mereka cepat nangkap. Sehingga satu tarian bisa jadi dalam 2 jam, yaa ini semua karena semangat mereka dan antusias mereka.” Rahma Putra juga menjabarkan beberapa materi yang diberikan pada kegiatan workshop tari. Mengacu pada tema yaitu Teknik dasar tari bali, para peserta diajarkan Teknik agem yaitu agem kiri dan agem kanan selain itu diajarkan gerak-gerak pengembangan lalu pada akhirnya bisa dijadikan satu karya.

Bengkel Tari merupakan kegiatan tahunan yang kedepannya diharapkan akan menjadi salah satu media dalam mempromosikan Prodi Seni Tari UVERS, Hal ini disampaikan langsung oleh salah satu Dosen Prodi Seni Tari UVERS Widyanarto, S.Sn., M.Sn. Beliau mengatakan bahwa “Ini merupakan program tahunan, ini adalah runtutan dari ujian akhir pengkaryaan yang kemudian selanjutnya kegiatan workshop tari. Tujuan dari acara ini adalah meningkatkan kreatifitas mahasiswa dalam hal tari, lalu yang kedua mengundang mitra-mitra dengan tujuan untuk mempromosikan seni tari UVERS dan meningkatkan jumlah kuantitas mahasiswa.” (Sh)

Salam Dunia Satu Keluarga
Sehubungan kegiatan Hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) 2023, Universitas Universal melalui Panitia Pengadaan Barang/Jasa akan melaksanakan pengadaan barang dengan proses tender berupa Peralatan Laboratorium Bisnis Digital. Oleh sebab itu, kami mengundang rekanan/calon penyedia yang berminat untuk dapat mendaftarkan diri melalui https://bit.ly/PengadaanBarangUVERS. Batas pendaftaran paling lambat Rabu, 9 Agustus 2023 pukul 17.00 WIB.
Rincian spesifikasi barang dapat diakses melalui https://bit.ly/SuratPenawaranPengadaanUVERS 

Hormat kami,
Panitia Pengadaan Barang/Jasa

Musik elektronik adalah sebuah bentuk seni suara yang revolusioner, menggabungkan teknologi canggih dengan ekspresi artistik. Seiring berjalannya waktu, genre ini terus berkembang dan beradaptasi dengan inovasi teknologi baru, tetapi tetap mempertahankan inti kreativitas dan semangat eksplorasi. Musik elektronik menonjol karena menggunakan teknologi untuk menciptakan suara yang unik dan inovatif. Kendati demikian, dalam menciptakan karya musik elektronik perlu mempertimbangkan komposisi-komposisi yang menarik agar karya yang dihasilkan dapat memiliki keunikan. Terlebih lagi, Indonesia dengan suku bangsa yang beragam tentu memiliki kesenian dan warisan budaya yang bervariasi pula. Hal ini dapat menjadikan proses pembuatan musik elektronik lebih kaya dengan keberagaman tersebut. Salah satu kategori masyarakat yang perlu untuk menelaah lebih jauh tentang masuk elektronik adalah mahasiswa seni pada tingkat Universitas. Tentunya mahasiswa yang memilih untuk mempelajari seni musik membutuhkan banyak wadah agar dapat mempelajari tentang musik elektronik lebih jauh. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan berupa seminar atau workshop. Universitas Universal (UVERS) melalui Himpunan Mahasiswa Seni Musik (Humanik) menyelenggarakan Workshop yang membahas tentang musik elektronik. 

Workshop dengan tema “Musik Elektronik Kreatif melalui Sumber Khazanah Musik Nusantara” ini diselenggarakan oleh Humanik (Himpunan Mahasiswa Seni Musik) UVERS, dan dilaksanakan pada hari Kamis (13/07) di ruangan 2M8 Gedung C UVERS dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan tentang Komposisi Musik Elektronik. Kegiatan ini dihadiri tidak hanya oleh mahasiswa Seni Musik UVERS, namun juga dihadiri oleh masyarakat umum. Workshop ini diwarnai oleh materi, karya musik elektronik dan tanya jawab sehingga berjalan dengan antusias dan hikmat.

Musik elektronik menurut pemateri Dr.Otto Shidarta, M.Mus adalah eksplorasi maksimal dari perangkat elektronik, artinya proses penciptaannya berdasarkan kemampuan maksimal dari alat elektronik yang digunakan. “Seni Musik memiliki kesamaan dengan musik lainnya dalam konteks kegunaan, karya seni ini bisa digunakan untuk mengiring tari, teater, ilustrasi dan film.” jelas Dr.Otto Shidarta, M.Mus. Sebagai penutup, beliau menyampaikan harapan kepada peserta workshop bahwa mereka mampu untuk mengembangkan dirinya sendiri, jangan terjebak ke dalam dogma bahwa musik harus begini begitu, mereka harus memiliki wawasan dan kemampuan untuk mengekspresikan dirinya melalui musik. (NAP)

Game telah berevolusi menjadi lebih dari sekadar hiburan semata. Dalam beberapa tahun terakhir industri game telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa dan telah menjadi salah satu sektor ekonomi yang paling menjanjikan, atas dasar itulah Game Jam Batam dilaksanakan. Kegiatan ini relevan dengan salah satu peminatan yang ada di prodi Teknik Perangkat Lunak UVERS yakni Game Developer. Bertempat di Lab Komputer Gedung B Universitas Universal Batam, kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari pada Kamis (22/06) hingga Minggu (25/06).

Game Jam Batam sendiri merupakan kegiatan turunan dari Game Jam Global yang bertujuan untuk menchallange para pengembang game agar dapat membuat game dalam waktu yang relatif singkat. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Teknik Perangkat Lunak UVERS dan Game Developer Batam ini diikuti oleh berbagai macam kalangan seperti mahasiswa, artist dan programmer. Selain bisa mendapatkan pengalaman dalam membuat game, peserta juga bisa mendapatkan jaringan komunitas yang lebih luas lagi. Hal tersebut tentu sangat bermanfaat dalam mengembangkan industri game tanah air terkhusus di kota Batam.

Keunikan dari kegiatan ini adalah para peserta ditantang untuk membuat game dalam waktu singkat, yakni 4 hari. Ketua Game Developer Batam, James Chandra menjelaskan bahwa hal tersebut menjadi tujuan utama dari terlaksananya Game Jam Batam ini, yakni mengasah skill, motivasi dan kemampuan beradaptasi peserta. (NAP)

Batam, 28 Juni 2023 – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin, Lisa, menjadi jawara Lomba Baca Puisi pada kompetisi Zhongwen Bisai 2023 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Departemen Sastra Jerman Universitas Negeri Malang. Mengusung tema “Potensi Baru, Mimpi Baru”, kompetisi dilaksanakan pada Rabu (21/06) dan Kamis (22/06) secara daring melalui platform zoom meeting. Kompetisi dilaksanakan dengan skala nasional yang diikuti oleh siswa tingkat SMA/SMK dan mahasiswa yang ada di Indonesia. Lisa merupakan salah satu mahasiswa yang aktif mengikuti berbagai kompetisi baik dalam skala regional maupun nasional.

Walaupun sudah memiliki banyak pengalaman dalam berkompetisi, hal ini tidak membuat Lisa lengah dan selalu berusaha mempersiapkan dengan matang baik dari segi kesiapan mental maupun kesiapan materi. Beliau menjelaskan bahwa ada beberapa Langkah yang dipersiapkan untuk kompetisi tersebut. “Pertama-tama saya memilih puisi yang sesuai dengan minat dan kepribadian kemudian pahami makna puisi secara mendalam baik emosi, gambaran, dan pesan yang ingin disampaikan oleh puisi tersebut. Oleh karna itu pada saat membacakan puisi tersebut saya dapat dengan mudah menghayatinya,” ujar Lisa.

Selain itu Lisa juga menjelaskan bahwa hal yang menjadi motivasi beliau dalam mengikuti kompetisi tersebut agar UVERS dapat semakin dikenal masyarakat luas, tidak hanya di daerah Kepri namun juga bisa dikenal dimata Nasional. Lisa juga berpesan bahwa dalam mengikuti suatu perlombaan bukan hanya tentang kalah ataupun menang yang terpenting adalah pengalaman dan proses yang dilalui. Kesempatan akan datang kepada mereka yang ingin berusaha. (Sh)

Scroll to Top