Mahasiswa UVERS Berbagi Inspirasi sebagai Duta Bahasa Kepulauan Riau 2026 di Siaran Nasional RRI

Bahasa bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga identitas yang mencerminkan jati diri suatu bangsa. Semangat inilah yang dibawa oleh Imannuel Maitreya Lee Wuisan Jr., mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Universal (UVERS) angkatan 2024 sekaligus Pemenang 1 Duta Bahasa Provinsi Kepulauan Riau 2026, saat menjadi narasumber dalam program Suara Budaya Nusantara yang disiarkan secara gabungan oleh RRI Pro 4 Tanjung Pinang dan RRI Pro 4 Jakarta pada Kamis, 19 Juni 2026, pukul 13.00–14.00 WIB.

Dalam kesempatan tersebut, Imannuel tampil bersama partnernya, Qonita Isrina Daroja, menceritakan perjalanan mereka selama mengikuti ajang Duta Bahasa. Keduanya membagikan pengalaman mulai dari proses seleksi, tantangan yang dihadapi selama kompetisi, hingga peran yang harus dijalankan setelah terpilih sebagai Duta Bahasa Provinsi Kepulauan Riau. Kehadiran mereka dalam siaran ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk lebih memahami pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlangsungan bahasa dan budaya daerah.

Imannuel menjelaskan bahwa salah satu konsep utama yang diusung oleh Duta Bahasa adalah Trigatra Bangun Bahasa, yaitu mengutamakan Bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing. Menurutnya, ketiga aspek tersebut harus berjalan seimbang agar masyarakat Indonesia mampu menjaga identitas kebangsaannya tanpa kehilangan daya saing di era global.

Partisipasi Imannuel dalam program Suara Budaya Nusantara RRI Pro 4 tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya, tetapi juga bagi UVERS yang terus mendukung mahasiswa untuk berprestasi dan berkontribusi di tingkat regional maupun nasional. Melalui forum siaran publik tersebut, pesan mengenai pentingnya penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar serta pelestarian bahasa daerah dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Menutup sesi wawancara, Imannuel menyampaikan harapannya agar dirinya dan Qonita dapat terus mengharumkan nama Provinsi Kepulauan Riau di tingkat nasional. Ia juga berharap kehadiran Duta Bahasa mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya menjaga bahasa dan budaya daerah.

“Semoga kami dapat terus berkontribusi dan mengingatkan masyarakat terkait pentingnya bahasa ibu sebagai identitas kita. Selain itu, kami berharap semakin banyak generasi muda yang mengutamakan Bahasa Indonesia sesuai kaidah yang baik dan benar, sekaligus tetap melestarikan bahasa daerah yang menjadi warisan budaya bangsa,” tuturnya. (DAY)

Scroll to Top