UVERS PERSIAPKAN MAHASISWA UNTUK HADAPI KEMAJUAN INDUSTRI 4.0
Home
berita
UVERS PERSIAPKAN MAHASISWA UNTUK HADAPI KEMAJUAN INDUSTRI 4.0

UVERS PERSIAPKAN MAHASISWA UNTUK HADAPI KEMAJUAN INDUSTRI 4.0


Rabu, 2018-11-07 - 13:34:38 WIB

Kemajuan teknologi tidak hanya memaksa manusia untuk mengubah kebiasaan dalam kehidupannya sehari-hari, kemajuan tersebut juga mendorong munculnya tren otomasi dan pertukaran informasi terkini dalam teknologi pabrik. Universitas Universal (UVERS) sebagai salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Batam yang notabene ialah Kota Industri juga mulai membiasakan para mahasiswa dengan kemajuan yang disebut sebagai Industri 4.0.

Pengenalan Industri 4.0 tersebut dikemas oleh UVERS dalam seminar bertajuk “Industry 4.0 : Hardware, Software, and Management”. Seminar tersebut menghadirkan pemaparan Industri 4.0 dari tiga perspektif yang berbeda, yaitu hardware, software, dan sistem manajemen yang ada di pabrik. “Industri 4.0 menghadirkan smart factory atau pabrik pintar, kehadiran internet memungkinkan kolaborasi fisik dan siber antar manusia dalam sebuah perusahaan” ujar Dr. Eng. Ansarullah Lawi selaku Ketua Panitia dan Kepala Program Studi Teknik Industri UVERS.

Seminar yang diselenggarakan pada Sabtu (27/10) tersebut menghadirkan tiga pembicara dari tiga industri terkemuka di Kota Batam, yaitu Fadli Hamsani selaku Senior Manager di Schneider Electric Batam, Achmad Erry selaku Branch Manager di PT Infiniti Nuansa Internasional, dan Junindar selaku Ketua Microsoft User Group Indonesia atau MUGI Regional Batam.

Fadli Hamsani menyebutkan bahwa perkembangan Industri 4.0 sangat bertumpu pada kekuatan dan kemampuan internet. Pada akhirnya, hal tersebut memunculkan kecanggihan kecerdasan buatan atau artificial intelligence, robotic, quantum computing, nano technology, hingga peer to peer network. Ia juga menyampaikan bahwa smart factory yang hadir berkat era Industri 4.0 tersebut memiliki kapasitas untuk menghubungkan antar satu jaringan dengan jaringan lainnya. Selain itu, transparansi yang terlihat dari visibilitas data yang tinggi juga menjadi kelebihan smart factory. Smart factory juga proaktif dalam menganalisis masalah, hingga mengoptimalkan sumber daya yang ada di dalam pabrik.

Selain Fadli Hamsani dari Schneider Electric Batam, Achmad Erry dan Junindar juga tidak ketinggalan untuk menjelaskan kecanggihan yang dihasilkan oleh Industri 4.0. Sehingga dapat dilihat bahwa industri di Batam sekalipun telah melangkah untuk menjelma menjadi smart factory, oleh karena itu tidak ada pilihan lain bagi para mahasiswa selain menguasai dan menyesuaikan diri dengan kemajuan tersebut.

Bertempat di Auditorium Gedung C UVERS, seminar Industri 4.0 dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan. Peserta terdiri dari beberapa perguruan tinggi di Kota Batam maupun dari luar kota, selain itu para praktisi dari industri juga tidak ketinggalan untuk mendapatkan wawasan seputar kemajuan industri 4.0. (AS)